Tampilkan postingan dengan label OBYEK WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OBYEK WISATA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Maret 2023

Wisata Green Sabin Cipaku Purbalingga












 Liburan dengan pemandangan sawah yang sejuk? Green Sabin Purbalingga jawabannya! Selain sawah, pengunjung dapat menikmati terapi ikan di kolam ikan koi. Bernuansa pedesaan, menghadirkan saung-saung bambu bagi wisatawan untuk bersantai sejenak. Suasana yang menyatu dengan alam ini cocok menjadi tempat liburan bersama keluarga.


Green Sabin sendiri sempat melakukan renovasi beberapa bulan lalu. Tepat pada bulan Mei sempat tutup sementara karena adanya perbaikan dan pengembangan. Kemudian di bulan Juli 2022, kembali buka bagi wisatawan. Tentu saja menghadirkan fasilitas yang lebih memadai dengan nuansa alam yang sejuk.


Harga Tiket Masuk Green Sabin

Tiket masuk ke wisata ini terbilang masih terjangkau. Apalagi dengan ketersediaan fasilitas yang lebih memadai, tentu pengunjung akan semakin puas. Berikut ini harga tiket masuk baik untuk akhir pekan maupun hari biasa.


Harga Tiket Masuk

Senin – Jumat Rp10.000

Sabtu – Minggu Rp13.000


Jam Buka Green Sabin

Tempat wisata ini beroperasi setiap hari dari pagi hingga malam hari. Namun, waktu terbaik untuk berkunjung pada saat sore hari karena bisa menikmati indahnya langit sore.


Jam Buka

Setiap hari 11.30 – 20.00 WIB


Pesona Green Sabin


Green Sabin menyuguhkan pemandangan alam yang sejuk dengan nuansa asri. Dengan panorama hijaunya area persawahan yang memukau sangat cocok sebagai objek foto. Selain itu banyak spot foto menarik dengan latar belakang hijau yang nyaman dipandang.


Indahnya Pemandangan Sawah

Pesona utama dari tempat wisata ini yaitu pemandangan sawahnya. Sesampainya di kawasan wisata hamparan sawah yang luas langsung memanjakan mata. Dengan jalan setapak sudah tertata rapi. Sehingga tak perlu khawatir kotor meski berkunjung ke sawah.


Wisatawan dapat berfoto di jalan setapak berupa jembatan kayu yang sudah tersedia. Pengalaman berlibur akan menyenangkan dengan hasil foto yang menarik.


Sensasi Terapi Ikan


Wisatawan bisa menikmati sensasi terapi ikan saat berkunjung ke Green Sabin. Konsep menyatu dengan alam terasa menyenangkan ketika merendam kaki di kolam koi. Sejuknya hawa sekitar semakin menambah relaksasi liburan.


Menikmati Kuliner Pedesaan Di Tengah Sawah

Saat berkunjung ke tempat ini, wisatawan dapat menyantap berbagai macam hidangan khas Desa Cipaku. Salah satu makanan yang ikonik adalah Sayur Lompong dan Jaer Buntel. Dengan konsep prasmanan, wisatawan dapat merasakan hawa sejuk pedesaan sembari menikmati kuliner tradisional. Hidangan tradisional yang tersedia dijamin dapat menggugah selera para penikmatnya.


Seruput Kopi Di Tengah Sawah


Selain menikmati kuliner tradisional, wisatawan dapat merasakan sensasi seruput kopi di tengah sawah. Lokasinya berada di kedai kopi bernama Wande Boetani. Nama Wande Boetani berasal dari bahasa Jawa. ‘Wande’ berarti Warung, sedangkan ‘Boetani’ adalah Ibu Tani. Berbagai macam kopi dan minuman tradisional tersedia di Wande Boetani.


Di Wande Boetani, terdapat beberapa menu kopi khas yang tersedia. Salah satu di antaranya adalah kopi khas Purbalingga, Kopi Susu Robusta Purbalingga. Terdapat pula menu minuman lain seperti bajigur hingga cappucino. Selain kopi, Wande Boetani menyediakan cemilan tradisional sampai modern, seperti menu gorengan.


Bermain Di Hexagonal Games


Wisatawan yang membawa anak-anak berkunjung ke tempat wisata ini tidak perlu khawatir bosan. Karena di taman rekreasi ini tersedia wahana bermain dengan tujuan melatih ketangkasan anak. Beberapa wahana yang tersedia antara lain trampolin hingga jembatan bergoyang. Di wahana tersebut, anak-anak dapat merasakan pengalaman bermain yang menyenangkan.


Suasana bermain akan semakin menyenangkan karena hawa yang sejuk dan asri. Kendati begitu, Hexagonal Games hanya buka untuk anak-anak usia maksimal 12 tahun.


Berkemah Di Tengah Sawah


Di Green Sabin, wisatawan dapat merasakan pengalaman berkemah di tengah sawah. Selama berkemah, wisatawan dapat menikmati suasana alam yang sejuk. Berkemah akan terasa lebih seru karena konsep ekowisata yang ditawarkan. Selain itu area berkemah juga buka setiap hari jadi lebih mudah dalam memilih waktu kunjungan.


Outbond Di Tengah Sawah

Tak kalah seru dari berkemah, wisatawan dapat melakukan outbond di tengah sawah. Nantinya, wisatawan akan mendapat pendampingan dari fasilitator yang berpengalaman. Jenis outbond yang tersedia dapat menyesuaikan permintaan dari wisatawan. Wisatawan berusia anak-anak hingga dewasa bisa memperoleh pengalaman seru dengan outbond di Green Sabin.


Kumpul-Kumpul Di Omah Ngaso


Selain wahana tersedia fasilitas ruangan yang bisa disewa bernama Omah Ngaso. Omah Ngaso merupakan dua bangunan rumah joglo bergaya tradisional. Suasana pedesaan semakin terasa di Omah Ngaso karena adanya sepeda ontel yang terpajang di teras rumah.


Di Omah Ngaso, wisatawan dapat melakukan reservasi untuk menggelar acara pertemuan. Beberapa pertemuan yang sering berlangsung misalnya acara pernikahan, arisan, dan perkumpulan lainnya. Konsep tradisional yang melekat pada bangunannya akan memberi kesan berbeda bagi wisatawan.


Pertunjukan Musik

Wisatawan dapat menikmati pertunjukan musik yang sering terlaksana di sini. Pertunjukan musik berlangsung pada hari Jumat, Sabtu, atau Minggu. Gelaran acara ini berada di Wande Boetani Green Sabin, mulai pukul 15.30 – 21.00 WIB. Wisatawan dapat mendengarkan alunan musik sambil menikmati suasana alam.


Fasilitas Green Sabin

Di Green Sabin, wisatawan dapat menggunakan fasilitas pendukung yang tersedia. Mulai dari musala, toilet, serta parkiran yang luas sudah tersedia. Fasilitas yang ada di Green Sabin sudah terjamin kebersihan dan kerapiannya bagi wisatawan.


Alamat Green Sabin

Green Sabin berlokasi di Dusun 2, Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53352. Kemudian untuk aksesnya sendiri sudah cukup baik. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi Instagram @greensabincipaku atau kontak di +6285741489695.

Wisata Ben Dina Hills Karangreja Purbalingga















 Ben Dina Hills merupakan objek wisata alam yang terletak di bawah lereng Gunung Slamet. Lokasinya yang strategis  menjadikannya destinasi paling terkenal di Purbalingga. Deretan pohon Pinus di sekitar area perbukitan adalah daya tarik utamanya. Sering kali wisatawan mengabaikan momen terbaik di kawasan tersebut.


Tak heran sekali wisatawan yang mengunjunginya. Namun setelah pandemi jumlahnya memang semakin berkurang. Untuk meningkatkan eksistensinya pihak pengelola sengaja melakukan beberapa perubahan. Di mana sekarang ini sudah ada fasilitas kolam renang yang bisa dimanfaatkan pengunjung.


Harga Tiket Dan Biaya Lainnya Di Ben Dina Hills

Berwisata alam ke tempat ini tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Karena harganya terbilang sangat ramah untuk pelancong lokal. Terkait berapa besaran biayanya bisa disimak melalui tabel berikut.


Harga Tiket Masuk Ben Dina Hills

Jenis Tiket Harga

Harga Tiket Masuk Rp10.000

Harga Tiket Ben Dina Toya Rp15.000

Biaya Parkir Motor Rp2.000

Biaya parkir mobil Rp5.000

Sewa Bebek Air Rp25.000


Jam Buka Wisata Ben Dina Hills

Liburan ke Ben Dina Hills bisa dilakukan kapan saja. Lokasi wisata ini dibuka hampir setiap hari dari pagi hingga sore. Jadi wisatawan tidak perlu menentukan waktu khusus untuk berkunjung.


Hari Jam

Senin – Jumat 09.00 – 17.00 WIB

Sabtu – Minggu 09.00 – 17.00 WIB

Daya Tarik Ben Dina Hills


Ben Dina Hills menawarkan area wisata baru yang dibuka pada tahun 2018. Sekarang usianya menginjak tahun keempat. Seiring berjalannya waktu jumlah pengunjungnya kian bertambah banyak. Salah satu sebabnya karena pihak pengelola telah menambahkan berbagai wahana menarik.


1. Wahana Terbaru


Wahana ini sempat tutup karena pandemi covid-19. Selama itu pihak pengelola gencar melakukan renovasi besar-besaran. Tujuannya agar saat wisatawan datang sudah dalam kondisi layak. Serta aman untuk pengunjung anak-anak.


Salah satu wahana terbarunya adalah kolam renang. Wisatawan biasa menyebutnya Ben Dina Toya.  Wahana ini baru dibuka untuk umum pada tahun 2020 lalu. Namun mampu menjadi daya tarik baru yang bisa meningkatkan jumlah pengunjung.


Ben Dina Toya terbagi menjadi 3 kolam renang. Pertama, ada kolam renang bermain. Kedua, kolam khusus  anak-anak di bawah umur. Terakhir kolam renang untuk kalangan dewasa. Masing-masing mempunyai tingkat kedalaman yang berbeda


2. Aktivitas Menarik


Pemandangan alam di sekitar Ben Dina Hills memang sangat memukau. Dari kejauhan tampak terlihat langit kebiruan. Tak lupa ada gugusan pohon pinus di bawahnya yang belum terlalu rindang. Banyak wisatawan memanfaatkan panorama ini sebagai latar belakang foto.


Selain itu tersedia juga fasilitas tempat duduk yang mana ada payung pada bagian atasnya. Pengunjung dapat beristirahat sejenak sembari menikmati keindahan taman bunga warna-warni. Kegiatan bersantai kian terasa saat semilir angin sepoi-sepoi mulai berembus. Hal inilah yang terkadang membuat wisatawan enggan beranjak dari kursinya.


Selesai berkeliling sempatkan waktu sejenak berenang di Ben Dina Toya. Airnya yang jernih membuat anak-anak hingga  dewasa betah berlama-lama. Apalagi hawa sekitar pegunungan yang masih sangat sejuk.


3. Pesona Alam


Nama Ben Dina Hills berasal dari dua kata. Pertama “Ben Dina” dari Bahasa Jawa yang artinya setiap hari. Dan “Hills” merupakan kata dalam Bahasa Inggris yang maknanya perbukitan. Memang sesuai dengan panorama alamnya berupa perbukitan.


Sejak awal berdirinya sudah banyak orang yang mengaguminya. Bahkan sudah terkenal hampir di seluruh wilayah Purbalingga. Sebenarnya daya tariknya utamanya terletak pada pohon pinus di sekitar kawasan hutannya.


Nuansa kehijauan begitu kental di area wisata satu ini. Sangat cocok sebagai tempat bersantai untuk melepas penat. Pengunjung bisa bergelantungan di atas sky hammock sambil menatap birunya langit. Kalau mau mencari ketenangan maka datanglah ke Ben Dina Hills. Karena jumlah pengunjungnya masih tergolong sedikit.


4. Awal Mula Berdirinya

Kesuksesan yang diraih sekarang tidak lepas dari pendirinya yaitu Kukuh Prihadi. Beliau adalah penggagas berdirinya Ben Dina Hills. Lokasi wisatanya berdiri di atas tanah yang sudah dimilikinya selama 15 tahun. Perjuangan dalam membuka usahanya tersebut tentu saja tidak mudah.


Terbentuknya destinasi ini berawal dari kecintaannya terhadap pohon pinus. Inspirasi itu muncul saat tengah menjalankan rapat kerjanya di Cipanas, Jawa Barat. Di atas lahan berukuran 10 hektare sejumlah tanaman pinus berhasil dibudidayakan. Totalnya kurang lebih 6.000 pohon.


Kemudian setelah 14 tahun berlalu pohon-pohon tersebut tumbuh subur. Melihat perkembangan pariwisata di tahun 2018 Kukuh berencana mengembangkan objek wisata. Dan lahirlah Ben Dina Hills yang kini populer di kalangan anak muda. Sementara untuk wahananya beliau menjalin kerja sama dengan temannya dari Bandung.


Fasilitas

Sebagai lokasi wisata alam terbaik di Purbalingga. Lokasi ini memiliki sejumlah fasilitas super lengkap. Tidak kalah dengan tempat wisata terkenal lainnya di Jawa Tengah. Fasilitas yang tersedia misalnya : Gazebo, Kolam renang, area parkir luas, toilet, tempat beribadah serta tempat makan. Kemudian tersedia juga Kursi dan meja yang dilengkapi payung, ruang bilas, dll.


Alamat Wisata Ben Dina Hills

Wisata alam ini  tidak jauh dari pusat kota. Lokasinya tidak jauh dari Gowa Lawa. Tepatnya berada di Purwosari, Kec. Karangreja, Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Kurang lebih waktu tempuhnya sekitar 35 menit dari pusat kota Purbalingga.

Wisata Golaga - Goa Lawa di Karangreja Purbalingga




















 Salah satu area tempat menetapnya Gunung Slamet adalah Kabupaten Purbalingga. Inilah mengapa daerah Purbalingga memiliki potensi alam yang begitu memukau. Salah satunya adalah Golaga, atau kepanjangan dari Goa Lawa Purbalingga.


Golaga menjadi salah satu keajaiban alam di Indonesia. Dikarenakan, terbentuk dari lava pegunungan aktif yang meleleh selama ribuan tahun. Proses dan hasil terbentuknya inilah yang membuat unik hingga ditetapkan sebagai objek wisata.


Harga Tiket Masuk Golaga

Kawasan wisata ini menetapkan harga tiket masuk bagi pengunjung yang ingin menikmati keajaiban alam ini. Selain harga tiket masuk, pengunjung juga dapat memilih berbagai paket yang disediakan. Jika ingin menikmati serunya wisata di sini pengunjung dapat memilih salah satu paket wisata.


Harga Tiket Masuk Golaga

Tiket Masuk Weekday Rp20.000

Tiket Masuk Weekend Rp25.000


Jam Buka Golaga

Objek wisata ini dibuka setiap hari untuk pengunjung. Buka mulai pukul 9 pagi dan tutup pukul 3 sore. Jam operasional yang cukup panjang ini memastikan pengunjung bisa lebih puas menikmati keindahan alam sekitar tempat wisata.


Jam Operasional

Jam Buka 08.00-17.00 WIB

Keindahan Alam Golaga


Area wisata ini memiliki alam yang begitu sejuk, karena berada di lereng Gunung Slamet. Suasana alam begitu asri dan alami. Rumput tumbuh subur disela – sela hutan pinus yang menjulang tinggi. Selain menyusuri Goa Lawa beragam aktivitas wisata alam lain bisa dilakukan. Berikut beberapa diantaranya.


Menyusuri Gowa Lawa


Daya tarik utama yang ditawarkan tempat wisata ini adalah goa alam. Goa ini terbentuk dari pendinginan lava yang mengeras dan menguat, karena proses bertahun – tahun. Lava yang telah mengeras tersebut menghitam dan membentuk stalagtit dan stalagmit.


Goa ini begitu unik, dimana di Indonesia hanya terdapat di Purbalingga dan Bali. Luas Goa Lawa yaitu 6.683 meter persegi, sementara panjangnya mencapai 1.200 meter. Ini semua terbentuk oleh alam, tidak ada campur tangan dari manusia.


Pengunjung dapat melakukan caving di Goa Lawa. Caving atau susur goa ini dilakukan sejauh 500 meter dengan waktu tempuh 2 jam. Pengunjung akan dibawa berpetualang di berbagai lorong goa. Mulai dari lorong lebar, lorong sempit, hingga super sempit. Medan yang dilalui pun beraneka macam, lumpur, berair, hingga medan yang harus dipanjat.


Camping Di Golaga

Golaga menyediakan area camping, di atas rerumputan dan di bawah rindangnya pohon pinus. Area camping dapat mengakomodasi pengunjung dalam jumlah kecil maupun besar. Nantinya, pengelola akan menyiapkan spot camping sesuai dengan jumlah pengunjung.


Di sini, pengunjung dapat mengikuti acara yang telah disiapkan oleh pengelola. Namun, jika memiliki acara sendiri, pengunjung juga dapat mengatur acaranya. Sementara untuk fasilitas seperti makan dan dokumentasi tetap menggunakan jasa paket Golaga.


Outbound Seru Di Golaga


Dengan alam yang sejuk dan asri, sangat tepat rasanya melakukan kegiatan outdoor. Salah satunya adalah kegiatan outbound. Golaga menyediakan kegiatan outbound untuk pengunjung. Pengunjung akan diajak untuk memainkan berbagai permainan seru dan menarik. Di bawah rindangnya pohon pinus dan rerumputan hijau.


Berfoto Anti Mainstream Di Air Terjun

Berfoto adalah aktivitas yang tidak boleh terlupakan saat liburan. Di Golaga, pengunjung dapat berfoto di bawah air terjun setinggi 40 meter. Pengunjung akan dibawa di bawah air terjun, mendaki bebatuan sambil menerjang air.


Tidak perlu khawatir terjatuh, karena petugas akan memberikan peralatan rappeling lengkap. Jadi, pengunjung aman dengan tali rappeling.


Menjelajah Bukit Njelir


Wisata yang tepat bagi penggemar motor trail. Kondisi alam Golaga masih berbukit – bukit, ditambah kondisi jalan masih berupa tanah. Menjadi sirkuit yang tepat untuk mengendarai motor trail.


Adrenalin akan tertantang dengan mengendarai motor trail di sini. Rute yang dilalui yaitu menjelajahi Desa Siwarak, dengan melewati kebun nanas. Kemudian akhir dari petualangan adalah mendaki Puncak Bukit Njelir, menyaksikan pemandangan yang memukau.


Lokasi Dan Kontak Golaga

Kawasan wisata ini berlokasi di Jalan Raya Goalawa KM.3, Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.


Wisata Taman Bunga Kutabawa Purbalingga














 

Purbalingga kembali menghadirkan wisata alam yang menyejukkan hati dan mata. Alamnya yang masih asri membuat Purbalingga menjadi tempat yang tepat untuk dibuat wisata alam. Salah satunya adalah Taman Bunga Kutabawa. Taman bunga yang berada di bawah kaki Gunung Slamet.


Keberadaan taman bunga ini dapat menjadi alternatif wisata bagi pengunjung. Tidak hanya pengunjung dalam kota Purbalingga saja, tapi juga luar kota. Bahkan, tak sedikit wisatawan dari kota-kota besar seperti Jakarta yang berkunjung. karena keindahannya yang menawan dan mampu membius hati siapapun yang menyaksikannya.


Harga Tiket Masuk Taman Bunga Kutabawa

Objek wisata ini menetapkan tarif yang sangat terjangkau. Ketika hari libur atau musim liburan, tarifnya menjadi dua kali lipat. Namun tenang saja, masih terjangkau dan terbilang murah. Apalagi, tiket masuk ini dapat ditukar dengan makanan kecil.


Jam Operasional

Objek wisata ini dapat dikunjungi dari pagi hingga sore hari. Suasana di pagi hari sangat dingin, sehingga pengunjung wajib mengenakan pakaian hangat. Sementara di siang hari, terik tidak terlalu terasa, namun juga tidak terlalu dingin.


Jam Operasional

Setiap hari 08.00 – 17.00 WIB

Menikmati Sejuk Dan Indahnya Taman Bunga Kutabawa


Sejuk dan segar akan langsung terasa ketika menginjakkan kaki di kawasan wisata. Karena objek wisata ini berada tepat di kaki Gunung Slamet yang tingginya mencapai 3.428 mdpl. Bahkan, desa tempat taman bunga ini berada menjadi titik pertama pendakian. Sudah barang wajar jika para pendaki mengetahui keberadaan taman bunga ini.


Pintu masuk berada di area yang lebih rendah dari sisi barat taman. Sehingga, ketika memasuki taman ini, pengunjung akan menyaksikan hamparan bunga di sisi barat. Yang lokasinya berada seolah di atas pintu masuk, karena areanya yang lebih tinggi. Bagian tengah taman dibuat rendah, sehingga dari segala penjuru dapat melihat area tengah dengan jelas.


Hamparan bunga mewarnai lahan di taman bunga ini, ada yang dibiarkan menghampar, ada juga yang dibentuk. Area yang tidak ditanami bunga sengaja ditanami rumput untuk membuat suasana semakin asri. Beberapa dibiarkan berupa tanam sebagai jalan setapak atau tangga untuk menuju dataran yang lebih tinggi. Indahnya hampara bunga ini semakin lengkap karena suhu di sekitar sangat sejuk.


Warna-Warni Bunga Di Taman


Taman Bunga Kutabawa memiliki beragam jenis bunga yang ditanam. Ini yang membuat objek wisata ini memiliki beragam warna bunga. Ada warna pink, merah, kuning, putih, ungu, dan warna lainnya. Tampak sangat cerah apalagi dipadukan dengan hijaunya rumput dan tanah yang cokelat.


Pengunjung akan menyaksikan kuning cerah dari bunga marigold, atau nyala merah kuningnya bunga celosia pagoda. Ungu cantiknya dari bunga petunia dan lavender. Bunga tango dan iriancis yang cantik dengan warna merah dan ungunya. Serta warna-warni bunga begonia yang menyala diantara semak.


Semua tampak indah dipandang mata. Membuat siapapun akan senang dan rileks menyaksikannya. Apalagi, taman ini dibuat sangat rapi. Pengelola juga selalu merawat kebersihan kawasan wisata, sehingga tidak terlihat sampah di taman.


Berfoto Diantara Hamparan Bunga


Daya tarik utama dari objek wisata ini adalah sebagai lokasi foto. Pengunjung dapat bebas berfoto diantara hamparan warna-warni bunga ini. Semua tampak indah apalagi diambil dari posisi yang tepat. Pengunjung juga dapat memilih warna bunga apa yang akan menjadi latar belakang foto.


Ditambah indahnya tatanan taman, apalagi jika pengunjung berfoto di area bawah. Maka seolah akan dikelilingi oleh bunga-bunga yang berlokasi lebih tinggi. Objek semakin indah, karena di sekitar taman juga tampak jajaran pegunungan yang indah. Berbaris rapi dengan warna hijau kebiruan jika dilihat dari kejauhan.


Langit biru dan awan putih yang berarak-arak menambah semarak suasana. Tips untuk berfoto diantara bunga adalah menyesuaikan warna pakaian. Dimana, pengunjung sebaiknya mengenakan pakaian berwarna putih. Supaya cocok dengan latar belakang warna-warni hamparan bunga.


Spot Foto Buatan Yang Unik


Daya tarik berfoto tidak hanya diantara hamparan bunga. Pengunjung juga dapat berpose dengan spot foto buatan yang sudah disediakan. Diantaranya balon merah berbentuk hati, di tengahnya terdapat tulisan “Kutabawa Flower Garden”. Balon ini digantung diantara dua tiang, yang dikaitkan di empat titik tiang.


Ada juga spot tenda kemah, dimana nanti pengunjung dapat seolah-olah berkemah di semak berbunga. Ada juga spot tempat duduk, lengkap dengan meja di tengahnya. Di belakangnya terdapat tulisan “Kutabawa Flower Garden” berwarna kuning. Biasanya, pengunjung yang datang bersama-sama memanfaatkan tempat ini untuk berfoto bersama.


Ada juga spot jalanan memanjang yang di kanan kirinya bunga celosia berwarna merah dan kuning. Di jalan ini terdapat terowongan yang berbentuk hati, dimana terdiri dari tiga hati. Warna hati ini kuning, putih, dan merah, yang tampak cerah diantara taman. Ditambah lagi jika berfoto di sini, latar belakangnya adalah hamparan bunga yang tampak seperti berdiri.


Fasilitas Taman Bunga Kutabawa

Fasilitas berupa toilet dan lahan parkir telah disediakan oleh pengelola. Di sini juga terdapat jajaran warung yang dapat menjadi spot kuliner. Yang menyediakan mendoan khas serta teh hangat yang tepat dinikmati di kawasan sejuk ini.


Lokasi Taman Bunga Kutabawa

Objek wisata ini berlokasi di Pejagan 1, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Berjarak kurang lebih 25 Kilometer dari pusat kota Purbalingga. Taman bunga ini bisa ditempuh dalam waktu 40 menit berkendara.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More