Selasa, 28 Maret 2023

Wisata Golaga - Goa Lawa di Karangreja Purbalingga




















 Salah satu area tempat menetapnya Gunung Slamet adalah Kabupaten Purbalingga. Inilah mengapa daerah Purbalingga memiliki potensi alam yang begitu memukau. Salah satunya adalah Golaga, atau kepanjangan dari Goa Lawa Purbalingga.


Golaga menjadi salah satu keajaiban alam di Indonesia. Dikarenakan, terbentuk dari lava pegunungan aktif yang meleleh selama ribuan tahun. Proses dan hasil terbentuknya inilah yang membuat unik hingga ditetapkan sebagai objek wisata.


Harga Tiket Masuk Golaga

Kawasan wisata ini menetapkan harga tiket masuk bagi pengunjung yang ingin menikmati keajaiban alam ini. Selain harga tiket masuk, pengunjung juga dapat memilih berbagai paket yang disediakan. Jika ingin menikmati serunya wisata di sini pengunjung dapat memilih salah satu paket wisata.


Harga Tiket Masuk Golaga

Tiket Masuk Weekday Rp20.000

Tiket Masuk Weekend Rp25.000


Jam Buka Golaga

Objek wisata ini dibuka setiap hari untuk pengunjung. Buka mulai pukul 9 pagi dan tutup pukul 3 sore. Jam operasional yang cukup panjang ini memastikan pengunjung bisa lebih puas menikmati keindahan alam sekitar tempat wisata.


Jam Operasional

Jam Buka 08.00-17.00 WIB

Keindahan Alam Golaga


Area wisata ini memiliki alam yang begitu sejuk, karena berada di lereng Gunung Slamet. Suasana alam begitu asri dan alami. Rumput tumbuh subur disela – sela hutan pinus yang menjulang tinggi. Selain menyusuri Goa Lawa beragam aktivitas wisata alam lain bisa dilakukan. Berikut beberapa diantaranya.


Menyusuri Gowa Lawa


Daya tarik utama yang ditawarkan tempat wisata ini adalah goa alam. Goa ini terbentuk dari pendinginan lava yang mengeras dan menguat, karena proses bertahun – tahun. Lava yang telah mengeras tersebut menghitam dan membentuk stalagtit dan stalagmit.


Goa ini begitu unik, dimana di Indonesia hanya terdapat di Purbalingga dan Bali. Luas Goa Lawa yaitu 6.683 meter persegi, sementara panjangnya mencapai 1.200 meter. Ini semua terbentuk oleh alam, tidak ada campur tangan dari manusia.


Pengunjung dapat melakukan caving di Goa Lawa. Caving atau susur goa ini dilakukan sejauh 500 meter dengan waktu tempuh 2 jam. Pengunjung akan dibawa berpetualang di berbagai lorong goa. Mulai dari lorong lebar, lorong sempit, hingga super sempit. Medan yang dilalui pun beraneka macam, lumpur, berair, hingga medan yang harus dipanjat.


Camping Di Golaga

Golaga menyediakan area camping, di atas rerumputan dan di bawah rindangnya pohon pinus. Area camping dapat mengakomodasi pengunjung dalam jumlah kecil maupun besar. Nantinya, pengelola akan menyiapkan spot camping sesuai dengan jumlah pengunjung.


Di sini, pengunjung dapat mengikuti acara yang telah disiapkan oleh pengelola. Namun, jika memiliki acara sendiri, pengunjung juga dapat mengatur acaranya. Sementara untuk fasilitas seperti makan dan dokumentasi tetap menggunakan jasa paket Golaga.


Outbound Seru Di Golaga


Dengan alam yang sejuk dan asri, sangat tepat rasanya melakukan kegiatan outdoor. Salah satunya adalah kegiatan outbound. Golaga menyediakan kegiatan outbound untuk pengunjung. Pengunjung akan diajak untuk memainkan berbagai permainan seru dan menarik. Di bawah rindangnya pohon pinus dan rerumputan hijau.


Berfoto Anti Mainstream Di Air Terjun

Berfoto adalah aktivitas yang tidak boleh terlupakan saat liburan. Di Golaga, pengunjung dapat berfoto di bawah air terjun setinggi 40 meter. Pengunjung akan dibawa di bawah air terjun, mendaki bebatuan sambil menerjang air.


Tidak perlu khawatir terjatuh, karena petugas akan memberikan peralatan rappeling lengkap. Jadi, pengunjung aman dengan tali rappeling.


Menjelajah Bukit Njelir


Wisata yang tepat bagi penggemar motor trail. Kondisi alam Golaga masih berbukit – bukit, ditambah kondisi jalan masih berupa tanah. Menjadi sirkuit yang tepat untuk mengendarai motor trail.


Adrenalin akan tertantang dengan mengendarai motor trail di sini. Rute yang dilalui yaitu menjelajahi Desa Siwarak, dengan melewati kebun nanas. Kemudian akhir dari petualangan adalah mendaki Puncak Bukit Njelir, menyaksikan pemandangan yang memukau.


Lokasi Dan Kontak Golaga

Kawasan wisata ini berlokasi di Jalan Raya Goalawa KM.3, Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.


Wisata Taman Bunga Kutabawa Purbalingga














 

Purbalingga kembali menghadirkan wisata alam yang menyejukkan hati dan mata. Alamnya yang masih asri membuat Purbalingga menjadi tempat yang tepat untuk dibuat wisata alam. Salah satunya adalah Taman Bunga Kutabawa. Taman bunga yang berada di bawah kaki Gunung Slamet.


Keberadaan taman bunga ini dapat menjadi alternatif wisata bagi pengunjung. Tidak hanya pengunjung dalam kota Purbalingga saja, tapi juga luar kota. Bahkan, tak sedikit wisatawan dari kota-kota besar seperti Jakarta yang berkunjung. karena keindahannya yang menawan dan mampu membius hati siapapun yang menyaksikannya.


Harga Tiket Masuk Taman Bunga Kutabawa

Objek wisata ini menetapkan tarif yang sangat terjangkau. Ketika hari libur atau musim liburan, tarifnya menjadi dua kali lipat. Namun tenang saja, masih terjangkau dan terbilang murah. Apalagi, tiket masuk ini dapat ditukar dengan makanan kecil.


Jam Operasional

Objek wisata ini dapat dikunjungi dari pagi hingga sore hari. Suasana di pagi hari sangat dingin, sehingga pengunjung wajib mengenakan pakaian hangat. Sementara di siang hari, terik tidak terlalu terasa, namun juga tidak terlalu dingin.


Jam Operasional

Setiap hari 08.00 – 17.00 WIB

Menikmati Sejuk Dan Indahnya Taman Bunga Kutabawa


Sejuk dan segar akan langsung terasa ketika menginjakkan kaki di kawasan wisata. Karena objek wisata ini berada tepat di kaki Gunung Slamet yang tingginya mencapai 3.428 mdpl. Bahkan, desa tempat taman bunga ini berada menjadi titik pertama pendakian. Sudah barang wajar jika para pendaki mengetahui keberadaan taman bunga ini.


Pintu masuk berada di area yang lebih rendah dari sisi barat taman. Sehingga, ketika memasuki taman ini, pengunjung akan menyaksikan hamparan bunga di sisi barat. Yang lokasinya berada seolah di atas pintu masuk, karena areanya yang lebih tinggi. Bagian tengah taman dibuat rendah, sehingga dari segala penjuru dapat melihat area tengah dengan jelas.


Hamparan bunga mewarnai lahan di taman bunga ini, ada yang dibiarkan menghampar, ada juga yang dibentuk. Area yang tidak ditanami bunga sengaja ditanami rumput untuk membuat suasana semakin asri. Beberapa dibiarkan berupa tanam sebagai jalan setapak atau tangga untuk menuju dataran yang lebih tinggi. Indahnya hampara bunga ini semakin lengkap karena suhu di sekitar sangat sejuk.


Warna-Warni Bunga Di Taman


Taman Bunga Kutabawa memiliki beragam jenis bunga yang ditanam. Ini yang membuat objek wisata ini memiliki beragam warna bunga. Ada warna pink, merah, kuning, putih, ungu, dan warna lainnya. Tampak sangat cerah apalagi dipadukan dengan hijaunya rumput dan tanah yang cokelat.


Pengunjung akan menyaksikan kuning cerah dari bunga marigold, atau nyala merah kuningnya bunga celosia pagoda. Ungu cantiknya dari bunga petunia dan lavender. Bunga tango dan iriancis yang cantik dengan warna merah dan ungunya. Serta warna-warni bunga begonia yang menyala diantara semak.


Semua tampak indah dipandang mata. Membuat siapapun akan senang dan rileks menyaksikannya. Apalagi, taman ini dibuat sangat rapi. Pengelola juga selalu merawat kebersihan kawasan wisata, sehingga tidak terlihat sampah di taman.


Berfoto Diantara Hamparan Bunga


Daya tarik utama dari objek wisata ini adalah sebagai lokasi foto. Pengunjung dapat bebas berfoto diantara hamparan warna-warni bunga ini. Semua tampak indah apalagi diambil dari posisi yang tepat. Pengunjung juga dapat memilih warna bunga apa yang akan menjadi latar belakang foto.


Ditambah indahnya tatanan taman, apalagi jika pengunjung berfoto di area bawah. Maka seolah akan dikelilingi oleh bunga-bunga yang berlokasi lebih tinggi. Objek semakin indah, karena di sekitar taman juga tampak jajaran pegunungan yang indah. Berbaris rapi dengan warna hijau kebiruan jika dilihat dari kejauhan.


Langit biru dan awan putih yang berarak-arak menambah semarak suasana. Tips untuk berfoto diantara bunga adalah menyesuaikan warna pakaian. Dimana, pengunjung sebaiknya mengenakan pakaian berwarna putih. Supaya cocok dengan latar belakang warna-warni hamparan bunga.


Spot Foto Buatan Yang Unik


Daya tarik berfoto tidak hanya diantara hamparan bunga. Pengunjung juga dapat berpose dengan spot foto buatan yang sudah disediakan. Diantaranya balon merah berbentuk hati, di tengahnya terdapat tulisan “Kutabawa Flower Garden”. Balon ini digantung diantara dua tiang, yang dikaitkan di empat titik tiang.


Ada juga spot tenda kemah, dimana nanti pengunjung dapat seolah-olah berkemah di semak berbunga. Ada juga spot tempat duduk, lengkap dengan meja di tengahnya. Di belakangnya terdapat tulisan “Kutabawa Flower Garden” berwarna kuning. Biasanya, pengunjung yang datang bersama-sama memanfaatkan tempat ini untuk berfoto bersama.


Ada juga spot jalanan memanjang yang di kanan kirinya bunga celosia berwarna merah dan kuning. Di jalan ini terdapat terowongan yang berbentuk hati, dimana terdiri dari tiga hati. Warna hati ini kuning, putih, dan merah, yang tampak cerah diantara taman. Ditambah lagi jika berfoto di sini, latar belakangnya adalah hamparan bunga yang tampak seperti berdiri.


Fasilitas Taman Bunga Kutabawa

Fasilitas berupa toilet dan lahan parkir telah disediakan oleh pengelola. Di sini juga terdapat jajaran warung yang dapat menjadi spot kuliner. Yang menyediakan mendoan khas serta teh hangat yang tepat dinikmati di kawasan sejuk ini.


Lokasi Taman Bunga Kutabawa

Objek wisata ini berlokasi di Pejagan 1, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Berjarak kurang lebih 25 Kilometer dari pusat kota Purbalingga. Taman bunga ini bisa ditempuh dalam waktu 40 menit berkendara.


Wisata Curug Sumba Purbalingga
















 Purbalingga yang wilayahnya di kawasan pegunungan dan perbukitan membuatnya memiliki potensi alam yang cantik. Aneka keindahan di lereng Gunung Slamet membuat tempat ini kaya akan obyek wisata salah satunya air terjun. Beragam curug atau air terjun tersebar di beberapa titik, salah satu yang menarik adalah Curug Sumba. Salah satu keindahan tersembunyi yang masih belum dikenal luas. Padahal tempat ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa.


Lokasi Curug Sumba berada di desa terpelosok dengan dominasi hutan serta pepohonan. Namun itulah yang justru menjadi daya tarik dari tempat ini. Suasana yang asri dan masih alami sangat cocok bagi para pecinta wisata petualangan.


Selain itu yang menarik lagi adalah jika dilihat dari kejauhan air di air terjun ini berwarna hijau kebiruan. Namun ketika semakin dekat airnya terlihat sangat jernih dan sebening kaca. Nikmati deburan air terjun dengan suara-suara alam dari hutan membuat tempat ini sangat cocok bagi yang mencari ketenangan.


Harga Tiket Masuk Curug Sumba

Untuk dapat menikmati keindahan di wisata air terjun ini setiap wisatawan membayar tiket masuk. Harga tiketnya murah meriah dan terjangkau. Cukup sekali bayar wisatawan bisa sepuasnya menikmati pemandangan. Tidak ada perbedaan harga tiket antara hari biasa dengan akhir pekan.


Harga Tiket Masuk

Tiket Masuk Rp5.000

Parkir

Motor Rp2.000

Mobil Rp5.000


Jam Buka Curug Sumba

Curug Sumba buka setiap hari dari pagi hingga sore hari. Hindari berkunjung pada saat hujan karena cukup berbahaya.


Jam Buka

Setiap Hari 07.00 WIB – 16.30 WIB

Wisata Air Terjun Di Pelosok Desa


Terletak di Desa Tlahab, Curug Sumba adalah sebuah tempat wisata yang letaknya bisa tergolong sangat tersembunyi. Jauh dari hiruk pikuk kota dan memiliki suasana hutan yang asri menjadi keunggulan dari tempat ini.


Berada di area lereng gunung menyebabkan udaranya terasa sejuk dan menyegarkan. Yang menarik adalah di bawah air terjun ada sebuah telaga yang cukup besar. Telaga sering digunakan untuk mandi dan bermain air.


Air di curug ini sangat jernih karena langsung bersumber dari pegunungan. Siapapun yang datang pasti tergoda untuk segera merasakan kesegaran airnya. Berbagai aktivitas tersedia. Selain mandi di bawah air terjun, bisa bersantai menikmati pemandangan. Suara deburan air berpadu dengan suara hutan yang asri menjadi perpaduan yang mampu menentramkan jiwa.


Menuruni Puluhan Anak Tangga

Sebelum mencapai air terjun harus berjalan terlebih dahulu dari parkiran kendaraan. Kemudian akan menuruni puluhan anak tangga untuk bisa mendekat ke air terjun. Dari anak tangga sudah bisa melihat pesona air terjun dari kejauhan.


Karena letaknya lebih tinggi membuat pemandangan hutan yang berada di atas air terjun pun juga akan terlihat. Di kanan kiri anak tangga juga berhiaskan aneka bunga warna-warni yang menambah kecantikan dari tempat ini.


Taman Bunga Yang Indah


Selain air terjun, obyek wisata Curug Sumba juga memiliki area taman yang luas. Area rerumputan dan hamparan bunga warna-warni membuat area taman ini sangat cocok untuk bersantai. Ditambah dengan beberapa bangunan gazebo sebagai tempat beristirahat .


Kawasan taman ini terlihat sangat rapi dengan adanya jalan berupa paving blok. Berjalan-jalan melihat koleksi bunga dan tanaman hias juga bisa menjadi pilihan untuk menyegarkan pikiran.


Mandi Di Air Yang Jernih


Aktivitas favrorit di obyek wisata ini tentu saja adalah mandi di bawah air terjun. Terdapat telaga yang luas serta aliran sungai yang bisa dipakai untuk bermain air. Air yang jernih dan segar membuat wisatawan pasti sangat betah mandi di tempat ini.


Kedalaman dari kolam di bawah air terjun juga bervariasi. Untuk yang tepat berada di bawah jatuhnya air memiliki kedalaman sekitar 170-200 cm. sementara untuk bagian sisinya sekitar 150cm.


Gua Kecil Di Sekitar Curug Sumba


Di salah satu sudut air terjun terdapat semacam terowongan kecil yang memiliki bentuk seperti gua. Area ini sering tergenang air dan memiliki air terjun kecil. Wisatawan bisa bermain air di area gua ini. Batuan di atasnya sangat rendah sehingga untuk masuk ke sini wisatawan harus membungkuk.


Beragam Keindahan Yang Cocok Untuk Berfoto


Bagi penggemar fotografi, Curug Sumba ini memiliki banyak keindahan yang cocok sebagai objek foto. Air terjun dengan airnya yang berwarna hijau kebiruan jika terlihat dari kejauhan menjadi salah satu obyek foto favorit.


Namun selain air terjunnya, tempat ini memang sangat indah di setiap sisinya. Baru sampai di parkiran wisatawan sudah bisa menikmati pemandangan perbukitan hijau yang menjulang. Pemandangan bukit ditambah dengan area sawah dan perkebunan di bawahnya yang semakin menambah eksotis.


Fasilitas Di Curug Sumba

Obyek wisata ini juga sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Di tempat ini tersedia area parkir yang luas, toilet dan kamar mandi, kolam renang anak, warung kuliner, gazebo hingga mushola.


Alamat Curug Sumba

Air terjun ini beralamat di Kemojing, Desa Tlahab, Tlahab Kidul, Kec. Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Dari pusat kota tempat ini berjarak sekitar 16km dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar setengah jam saja.


Wisata Purbayasa Purbalingga - “Purbasari Pancuran Mas”












PURBALINGGA, Joglo Jateng – Berawal dari hobi mengoleksi air tawar, Sarimun Budi Purwanto berhasil membuat salah satu ikon wisata di Kabupaten Purbalingga. Yakni Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas (PPM).


Sesuai namanya, objek wisata yang terkenal dengan ikan raksasanya ini tidak hanya menyajikan wahana rekreasi sebagai daya tarik. Akan tetapi, juga edukasi bagi para pengunjung.


Objek wisata dengan luas wilayah ±7.500 m² tersebut memiliki filosofi tersendiri dalam penamaan tempat. Nama ‘Purba’ diambil dari desa di mana objek wisata tersebut berdiri. Yakni Desa Purbayasa. Kemudian ‘Sari’ memiliki arti kebaikan. Sedangkan ‘Pancuran Mas’ memiliki makna mendatangkan peluang emas.


Dirintis sejak 1993, TWP PPM tidak besar begitu saja. Sang pemilik mengawali pembangunan secara bertahap. Mulai dari pengumpulan berbagai jenis ikan air tawar berukuran kecil sampai yang berukuran jumbo. Usaha keras yang dilakoni akhirnya berbuah manis. Pada 2001, TWP PPM diresmikan oleh Bupati Purbalingga yang kala itu menjabat, yakni Bapak Triyono Budi Sasongko.


“Lingkungan geografis juga kebetulan mendukung untuk pembangunan lokasi objek wisata. Akan tetapi, yang paling penting dukungan dari keluarga, masyarakat, dan pemerintahlah yang jadi pemicu berdirinya objek wisata ini,” ungkapnya.


Tempat wisata yang kerap disebut River World tersebut memiliki visi dan misi yang cukup mulia. Mulai dari melestarikan lingkungan hidup, sarana pendidikan atau study banding bagi pelajar dan mahasiswa, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.


Pada awalnya, tempat wisata tersebut dikenal karena adanya ikan raksasa atau yang lebih dikenal dengan nama Arapaima Gigas. Berasal dari sungai di Amazon. Bahkan hingga saat ini, ‘Ikan Raksasa’ tersebut masih menjadi ikon di Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas.


Koleksi ikan di TWP PPM tidak hanya berasal dari nusantara. Tetapi juga mancanegara. Selain itu, pada setiap akuarium tertulis jenis dan nama latin dari ikan yang ada. Dengan demikian, para pengunjung dapat berekreasi sekaligus menambah wawasan.


Seiring berjalannya waktu, TWP PPM tidak hanya menyajikan berbagai jenis ikan. Akan tetapi juga berbagai jenis burung dan satwa lain. Sampai saat ini, objek wisata tersebut setidaknya memiliki koleksi 40 jenis spesies burung. Berasal dari nusantara maupun mancanegara.


TWP PPM mampu menampung hingga 40.000 pengunjung. Namun demikian, objek wisata ini juga tak luput dari dampak pandemi Covid-19. Sehingga mengharuskan pembatasan kapasitas maksimal hanya 30 persen dari maksimal pengunjung. Meski begitu, selama pandemi pihaknya masih belum menjumpai hari di mana 30 persen pengunjung memenuhi TWP PPM.


 Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas Purbalingga menawarkan rekreasi sekaligus edukasi. Slogannya ‘Ayo berwisata sambil bermain’. Tempat ini menjadi salah satu pemenang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 dari Kementerian Pariwisata.


Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas diresmikan tahun 2001. Awalnya, wisata ini terkenal karena ikan raksasa Arapaima Gigas dari sungai Amazon. Sampai saat ini “si besar yang lembut” ini masih menjadi ikon Taman Rekreasi ini.


Harga Tiket Masuk TWP Purbasari Pancuran Mas

Konsep “satu tiket untuk semua” dimaksudkan agar pengunjung leluasa mengakses seluruh wahana yang tersedia. Harga tiket masuk Rp25.000 berlaku mulai usia 3 (tiga) tahun.


Harga Tiket Masuk TWP Purbasari Pancuran Mas

Tiket Masuk Rp25.000


Informasi penting sebelum berkunjung ke Purbasari Pancuran Mas: 


Harga tiket masuk mendapat akses semua wahana kecuali Wisata Perahu dan Film 3D.

Purbasari Pancuran Mas buka untuk semua pengunjung dari berbagai daerah.

Jam Buka

Taman wisata ini dibuka setiap hari. Wisatawan bisa berkunjung mulai dari pagi hingga sore hari.

Jam Buka

Jam Buka 08.30 – 16.30 WIB


Wahana Wisata TWP Purbasari Pancuran Mas

Wisatawan yang berekreasi ke sini akan disuguhkan beragam aktivitas di berbagai wahana. Tidak saja wahana permainan air tetapi juga non-air serta aquarium. Berikut beberapa kegiatan wisata yang bisa dilakukan.


1. River World


Bagian ini menghadirkan berbagai jenis ikan air tawar dari berbagai belahan dunia. Koleksinya sekitar 200 jenis ikan. Bagian ini banyak digunakan sebagai sarana belajar dan potensi riset bagi pelajar maupun Mahasiswa. Beberapa jenis ikan di dalamnya yaitu Arapaima Gigas, Piranha, dan Aba-Aba Amazone.


2. Wisata Air Telaga Fulus

Wisatawan dapat menikmati Telaga  Fulus dengan sepeda air, perahu dayung, kano dan speed boat. Wahana-wahana ini telah diuji keamanannya serta dijaga oleh petugas keamanan yang terlatih.


3. Konservasi Rusa Purbasari Pancuran Mas

Wisatawan dapat menikmati indahnya pesona hewan Rusa di Konservasi Rusa Purbasari Pancuran Mas. Konservasi ini juga terus dikembangkan oleh pengelola.


4. Water Boom & Kolam Renang


Wahana ini memiliki banyak peminat. Tempatnya menyediakan berbagai macam kolam renang yang aman bagi semua usia. Terdapat kolam anak-anak, kolam dewasa serta Water Boom dengan panjang lintasan 70 m. Di area ini juga telah disediakan gazebo-gazebo yang asri untuk beristirahat dan bersantai pengunjung.


5. Diorama Satwa Purbasari Pancuran Mas

Diorama satwa berisikan satwa-satwa yang telah diawetkan. Satwa awetan berasal dari koleksi taman yang telah mati karena sebab-sebab alamiah. Ada pula yang merupakan hibah masyarakat.


Ragam satwa awetan yang dimiliki yaitu Arapaima Gigas, Penyu berukuran besar, ikan buntal, Berang-berang , Musang, Tupai pohon, biawak dll. Di sini pelajar dapat mengamati satwa-satwa tersebut dari jarak dekat sehingga pengamatan lebih detail.


Hal tersebut memberi keuntungan dibandingkan pengamatan ketika satwa-satwa tersebut masih hidup. Karena saat hidup, biasanya satwa berada dalam kandang atau shelter tertutup. Kondisi tersebut tidak memungkinkan karena agresivitas dan kemungkinan akan menyebabkan satwa ketakutan.


6. Planet Aquarium Toyoshuka


Aquarium ini merupakan wahana baru Purbasari Pancuran Mas. Aquarium Toyoshuka menyuguhkan pesona akuarium 25 meter x 15 meter dengan ketinggian 8 meter. Bangunan terkenal dunia juga bisa dinikmati dalam bentuk mini di Aquarium Toyoshuka.


7. Taman Bermain

Disini tersedia berbagai macam arena bermain untuk anak-anak beserta keluarga wisatawan semua. Antara lain Sepeda Wisata, perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan,


8. Istana Burung


Istana Burung menyuguhkan daya tarik unggas/burung lokal maupun mancanegara. Lebih dari 75 jenis burung eksotis dan langka dari sejumlah negara hadir disini. Mulai dari Merak, Elang laut, Sedirit Sanghie sampai Lady Peasant.


Fasilitas TWP Purbasari Pancuran Mas

Berbagai fasilitas tersedia di taman wisata pendidikan ini. Tujuannya agar wisatawan semakin nyaman menghabiskan waktu rekreasi dan liburan. Fasilitas umum seperti musala, toilet dan gerai cenderamata, selain itu berikut beberapa fasilitas lainnya:


Homestay

Dengan tarif Rp 325.000, Homestay Kraca Bungur dilengkapi AC, LD TV, kamar mandi dalam, springbed queen size. Disediakan makan satu kali untuk dua orang, dan meeting hall. Menariknya, tamu homestay mendapatkan gratis wisata di Purbasari.


Camping Ground

Fasilitas penginapan ini disediakan bagi yang menyukai sensasi petualangan. Dilengkapi tenda besar lengkap dengan tempat tidur, welcome drink, makan satu kali, serta gratis tiket wisata. Kapasitasnya yang cukup untuk 20 orang per tenda, sangat cocok untuk keluarga. Dengan pemesanan minimal 20 orang, tarif pe orang Rp 20.000.


Night New Purbasari

Ini merupakan daya tarik wisata malam yang memberikan sensasi tersediri. Wisatawan dapat menikmati beraneka wahana dengan sorotan lampu warna-warni. Pada paket wisata ini, juga akan disuguhkan seni Lengger khas Banyumasan serta menikmati makan malam.


Lokasi TWP Purbasari Pancuran Mas

Taman Wisata Pendidikan ini berada di Purbayasa, Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53372. Informasi lebih lanjut silakan meghubungi Telp. 0281 6598555 /  Fax. (0281) 6598666 (pada jam kerja (08.30 – 16.30) atau Hotline Humas 0821 3324 5665. Email: marketing.purbasaripancuranmas@yahoo.com dan media sosial Instagram @purbasari_pancuran_mas_new.





Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More