Minggu, 30 April 2023

Peperangan yang Terjadi di Zaman Nabi SAW

Pada zaman Rasulullah Saw., terjadi peperangan sebanyak 28 kali, terbagi atas ghazwah (gazwah) dan (sariyyah). Ghazwah adalah perang yang dipimpin oleh Nabi SAW, sedangkan sariyah hanya mengutus jenderalnya.

Setelah turun ayat yang mengizinkan untuk berperang, Rasulullah Saw.,banyak memimpin langsung peperangan tersebut. 

Berikut data peperangan yang diikuti Rasulullah secara langsung: 


1. Perang Waddan (al-Abwa), 

Terjadi pada bulan Ṣafar tahun 2 H/bulan, Agustus tahun 623 M. 

Perang pertama yang dilakukan oleh Rasulullah Saw., memakan waktu 15 hari, atas perintah Rasulullah, Hamzah Bin Abdul Muṭalib bertugas membawa panji perang. 


2. Perang Buwwaṭ, 

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 2 H/bulan September tahun 623 M. 

Tujuan perang ini adalah menghadang kafilah dagang Quraisy dengan membawa Unta sebanyak 2500 ekor. Pembawa panji perang adalah Sa’ad bin Abi Waqaṣ. 


3. Perang Żul Usairah, 

Terjadi pada bulan Jumadil Akhir tahun 2 H/bulan Desember tahun 623 H. 

Tujuan dari perang ini adalah menghadang kafilah dagang Quarisy yang hendak menuju Syam.Panji perang dibawa oleh Hamzah bin Abdul Muṭalib.

Perang Żul Usairah ini menjadi cikal bakal perang Badar Kubra. 


4. Perang Badar Pertama, 

Terjadi pada bulan Jumadil Akhir tahun 2 H/bulan Desember tahun 623 M. 

Tidak sampai terjadi kontak senjata, karena pasukan muslimin tidak dapat mengejar kaum Quraisy yang telah menjarah tempat-tempat penggembalaan dipinggiran Madinah. 


5.Perang Badar Qubra, 

Terjadi pada bulan Ramaḍan tahun 2 H/bulan Maret tahun 624 M. 

Perang ini banyak diceritakan dalam buku-buku sejarah Nabi Saw. 

Pasukan muslimin berjumlah 313 orang, terdiri dari Muhajirin, Khazraj.Aus 

Zaman sekarang Negara Syam adalah Suria dengan ibu kota Damaskus. Mereka adalah orang-orang Mekah yang mengikuti pindah atau hijrah ke Yaṡrib atau Madinah.

Sedangkan pasukan kafir Qurais terdiri 1300 orang.100 pasukan berkuda, 600 baju besi, serta Unta yang sangat banyak. Komando tertinggi dipegang langsung Abu Jahal. 

Perang ini kaum Muslimin dibantu oleh para malaikat langsung. 


6. Perang Banī Qainuqa’, 

Terjadi pada bulan Syawal tahun 2 H/bulan April tahun 624 M. 

Penyebabnya karena Banī Qainuqa’ melanggar kesepakatan dengan kaum muslimin dalam piagam Madinah. 


7. Perang Banī Sulaim, 

Terjadi pada bulan Syawal tahun 2 H/bulan April tahun 624 M. 

Banī Sulaim termasuk dari kabilah Gatafan.


8. Perang Banī Sawwiq,

Terjadi pada bulan Żulhijjah tahun 2 H/bulan Juni tahun 624 M. 

Alasan dari perang ini adalah Abu Sufyan yang secara diam-diam masuk ke Madinah dengan niat membunuh Rasulullah Saw., akan tetapi hal ini langsung tercium pihak muslimin,sehingga Abu Sufyan melarikan diri. 


9. Perang Żu ’Amar, 

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 3 H/bulan Agustus tahun 624 M. 

Terjadi karena pasukan Rasulullah Saw., mengetahui persiapan mereka untuk menyerang Madinah. Akan tetapi tidak sampai terjadi kontak senjata karena kabilah Ṡa’labah dan kabilah Muharib melarikan diri.

Pasca perang ini kaum muslimin berhasil membunuh Ka’ab Bin Al Asyraf seorang Yahudi yang paling keras memusuhi kaum muslimin, paling keras gangguannya kepada Rasulullah ﷺ dan menyerukan untuk memerangi beliau.


10. Perang Buhran, 

Terjadi pada bulan Jumadil Awal tahun 3 H/bulan Oktober tahun 624 M. 

Sebab terjadi perang ini adalah pasukan muslimin ingin mematahkan pasukan Bani Sulaim yang hendak melakukan konspirasi akan tetapi tidak sampai terjadi kontak senjata, karena Bani Sulaim melarikan diri. 


11. Perang Ghathafan 

Suku arab di nejd terjadi pada tahun 3H dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad saw 

Sedangkan Ghathafan dipimpin oleh Du’tsur bin Harits Al Muharibi.

Dalam perjalanan Rasulullah mengejar orang-orang Ghathafan, beliau kehujanan lalu melepas pakaiannya dan menjemurnya. 

Saat beliau sedang duduk istirahat, datanglah Du’tsur bin al-Harits mengacungkan pedang kekepala Rasulullah saw. Ia berkata, “Siapa yang akan menghalangimu darik sekarang?”

Dengan tenang Nabi menjawab, “Allah.” 

Lalu ia pun tergetar dan jatuhlah pedang dari tangannya. Nabi saw mengambil pedang tersebut dan berkata, “Siapa yang akan menghalangimu dariku?” Ia menjawab, “Tidak ada seorang pun.” Kemudian ia mengucapkan dua kalimat syahadat. Peristiwa ini pun berakhir tanpa kontak senjata.


12.Perang Uhud, 

Terjadi pada bulan Syawal tahun 3H bulan Maret tahun 625 M. 

Uhud adalah nama gunung yang berada 5 km dari Madinah tingginya 1077 meter di atas permukaan air laut.

Sebab perang ini adalah kaum Quraisy balas dendam atas terbunuhnya saudara2 mereka di perang Badar. 

Dalam perang ini sayidina Hamzah bin Abdul Muṭalib gugur di medan perang dibunuh oleh Wahsyi. 

Karena kelalaian kaum Muslimin tergiur dan mendatangi kemah kaum Musyrikin untuk mengambil harta rampasan


13.Perang Hamra' al-As’ad, 

Terjadi pada bulan Syawal tahun 3 H/bulan Maret tahun 625 M. 

Perang ini kelanjutan dari perang Uhud, penyebabnya karena kaum Quraisy penasaran dengan kekalahan mereka di bukit Uhud. 

Rasulullah Saw., mengajak pasukannya yang masih kelelahan setelah mengikuti perang Uhud. Dengan dedikasi tinggi dan keimanan mereka bergegas meng-ikuti perintah Rasulullah saw. menuju Hamra` al-As’ad. 


15. Perang Banī Naẓir,

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 3 H/bulan September tahun 624 M. 

Penyebab dari perang ini karena Banī Naẓir melanggar perjanjian dengan Rasulullah saw. 


15. Perang Żatur Riqa`, 

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 3 H/bulan September tahun 624 M. 

Perang ini untuk memerangi suku badui Arab yang terkenal keras kepala dan suka merampok.


16. Perang Badar Akhir, 

Terjadi pada bulan Sya’ban tahun 4 H/bulan Januari tahun 626 M. 

Tidak sampai terjadi kontak senjata, karena kaum Quraisy tidak datang ke medan perang setelah ditunggu pasukan Muslimin selama 8 hari.


17. Perang Dumatul Jandal, 

Tejadi pada bulan Rabiul Awal tahun 5 H/bulan Agustus tahun 626 M. 

Misi perang ini adalah membersihkan pengacau di Dumatul jandal yang merampas setiap pedagang yang lewat dan menjualnya ke pasar. 

Pasukan muslimin berhasil mengalahkan para begal tersebut.


18. Perang Muraisi`, 

Terjadi pada bulan Sya`ban tahun 5 H/bulan Januari tahun 627 M. 

Muraisi juga disebut dengan Bani Musṭaliq, dalam peperangan ini adalah banyaknya fitnah yang dihembuskan kaum musyrikin mengenai kabar bohong kaum Muhajirin akan menguasai kaum Anshar di tanah Madinah. 

Isu tersebut sempat menimbulkan ketegangan antara kedua penopang utama pasukan Muslimin.


19. Perang Khandaq, 

Terjadi pada bulan Sya`ban tahun 5 H/bulan Januari tahun 627 M. 

Perang ini juga dikenal dengan perang Aḥzab yang menjadi ciri khas dari perang ini adalah dengan digalinya parit atas usulan Salman al Farisi dari persia.


20. Perang Banī Quraiẓah, Terjadi pada bulan Żulqa`dah tahun 5 H/bulan April tahun 627 M. 

Perang ini terjadi setelah perang Khandak, atas perintah malaikat Jibril. 

Setelah masa pengepungan, pasukan muslimin berhasil mengalahkan Banī Qurai-ẓah. 


21. Perang Banī Lihyan, 

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 6 H/bulan Juli tahun 627 M. 

Perang ini terjadi di bukit Guran, yang merupakan daerah Banī Lihyan.


22. Perang Żil Qarad, atau al-Ghabah.

Terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun 6 H/bulan Juli tahun 627 M. 

Terjadi karena sekelompok penjarah dari Gatafan membawa seorang wanita muslimah beserta untanya, 

setalah dikejar pasukan muslimin penjahat dari Gatafan melarikan diri. 


23. Perang Hudaibiyyah, 

Terjadi pada bulan Żulqa’dah tahun 6 H/bulan Maret tahun 628 M. 

Pada perang ini terjadi bai’at yang kita kenal dengan bai’at Hudaibiyyah, sumpah untuk tidak melarikan diri dari musuh. 


24. Perang Khaibar 

Terjadi pada bulan Muḥaram tahun 7 H/bulan Mei tahun 628 M. 

Khaibar adalah benteng terakhir Yahudi Yaṡrib yang berhasil ditaklukan oleh pasukan Muslimin, yang dipimpin oleh imam Ali bin Abi Ṭalib as. 


25. Perang Mu’tah

Terjadi pada bulan Jumadil Awal tahun 8 H/bulan September tahun 629 M. 

Penyebab perang ini adalah terbunuhnya utusan Rasulullah yaitu al-Hariṡ bin Umair oleh Syurahbil bin Amr al-Gassani. 


26. Perang Fatḥu al-Makah (Pembebasan Mekkah)

Terjadi pada bulan Ramaḍhan tahun 8 H/bulan Januari tahun 630 M. 

Ini adalah penaklukan terbesar dalam sejarah Islam, menjadikan awal gelombang masuknya orang-orang Islam ke Mekkah. 


27. Perang Hunain dan Banī Ṫaif

Terjadi pada bulan Syawal tahun 8 H/bulan Febuari tahun 630 M. 

Terjadi setelah penaklukan Mekkah, dalam perang ini pasukan yang dibawa Rasulullah saw sebanyak 12.000 orang, yang merupakan jumlah pasukan terbesar dalam sejarah peperangan Nabi.


28. Perang Tabuk

Terjadi pada bulan Rajab tahun 9 H/bulan Oktober tahun 630 M. 

Perang ini terakhir yang diikuti Nabi, dikenal juga dengan perang al-‘Usrah.

Kesaksian Palsu Nayirah al-Sabah, Menyebabkan lebih 100.000 Nyawa Melayang



Pada 10 Oktober 1990, Nayirah bersaksi di hadapan Kongres AS mengenai kekejaman tentara Irak ketika menginvasi Kuwait.

Nayirah mengungkapkan horor ketika pasukan Irak menyerbu Rumah Sakit Al Adan di Kota Kuwait, tempat ia bekerja sebagai perawat sukarela.

Dalam kesaksian yang disiarkan langsung itu, Nayirah mengungkapkan bahwa tentara Irak merenggut bayi-bayi prematur yang dirawat di rumah sakit dari inkubator, dan membiarkan mereka tewas begitu saja.

"Saya melihat tentara Irak memasuki rumah sakit sambil menenteng senapan. 

Mereka merenggut bayi-bayi itu dari inkubator dan membiarkan anak-anak itu tewas di lantai yang dingin. Itu sangat mengerikan," kata Nayirah sambil berurai air mata.

Namun, setelah Perang Teluk berakhir, terungkap fakta mengejutkan. Kesaksian Nayirah di hadapan Kongres AS itu ternyata palsu.

Tidak ada yang meragukan kesaksian gadis muda, yang sambil berurai air mata, memohon bantuan di hadapan pemerintah negara asing untuk mengusir penjajah yang telah memporak-porandakan tanah kelahirannya.

Berselang hampir dua tahun setelah Perang Teluk berakhir, terungkap bahwa kesaksian itu adalah sebuah cerita yang sengaja disusun untuk menarik simpati publik .

Kisah bayi-bayi Kuwait yang menjadi korban kekejaman tentara Irak pertama kali dilaporkan oleh Daily Telegraph di London pada 5 September 1990.

Namun kisah itu kurang membangkitkan simpati. Laporan tersebut belum diverifikasi, tidak dilengkapi dengan gambar yang bisa ditayangkan, dan tidak ada wawancara dengan ibu yang berduka atas kematian bayinya.

Kisah itu kemudian diperbaiki, dan diceritakan ulang oleh Nayirah di hadapan Kongres AS dengan akting yang sangat meyakinkan. Nyirah Al Sabah yang berusia 15 tahun itu menangis didepan Congressional Human Right Caucus (CHRC), dalam kesaksiannya ia mengatakan bahwa ia melihat tentara irak memindahkan ratusan bayi Kuwait dari inkubator dan membiarkan mereka mati di lantai-lantai rumah sakit sehingga niat Amerika untuk menyerang Irak semakin menggebu-gebu bahkan presiden Goroge Bush Senior mengutip tentang cerita inkubator ini sebanyak enam kali dan senator mengutip sebanyak tujuh kali  sebagai alasan untuk pemungutan suara memberi kekuasaan kepada presiden Bush agar mengambil keputusan untuk menyerang Irak.


Dewan Keamanan mengecam Irak dan mengultimatum untuk segera meninggalkan Kuwait dan akan melakukan tindakan militer jika tidak meninggalkan Kuwait hingga 15 Januari 1991. Namun respon Saddam Husain justeru menolak meninggalkan Kuwait. Maka koalisi Amerika Serikat dan NATO  serta beberapa negara arab menghimpun tentara sebanyak 700.000 dan siap menggempur Irak yang memiliki kekuatan pasukan sebanyak 300.000. 


Gempuran yang dimulai  tanggal 16-17 Januari 1991 yang disebut Operasi Badai Gurun. Diperkirakan ada sekitar 100.000 korban dari Irak dan berhasil membebaskan Kuwait dari penguasaan Irak. Tanggal 27 Februari pasukan koalisi berhasil membebaskan Kuwait.


Kebenaran akhirnya terkuak setelah Perang Teluk berakhir.

Ternyata video dramatis Nayirah di ABC's Nighline  dan NBC Nightly News menyentuh jutaan pemirsa dan berhasil menggalang dukungan luar biasa bagi keterlibatan Amerika dalam konflik ini. Setelah perang selesai orang bertanya-tanya siapakah Nayirah Al Sabah tersebut. Diketahui ternyata Nayirah Merupakan putri Sheikh Saud Nasser Al-Saud Al-Sabah, Duta besar Kuwait untuk Amerika Serikat dan pernah belajar acting di Hill & Knowlton. Saud Nasir al-Sabah juga hadir saat putrinya bersaksi di depan Kongres AS.

Nayirah al-Sabah telah dilatih oleh Hill & Knowlton (perusahaan public relation) terkemuka Amerika,untuk menceritakan kisah palsu kekejaman tentara Irak terhadap bayi-bayi Kuwait di hadapan Kongres AS.

Diketahui dari wartawan ABC John Martin ternyata kesaksian berupa tentara irak membiarkan 300 bayi meninggal karena dikeluarkan dari inkubator tidak benar. Banyaknya bayi yang meninggal diakibatkan karena para perawat dan dokter pergi menyelamatkan diri ketika terjadi perang antara Irak dengan Kuwait.


Kebohongan Nayirah ini merupakan jenis propaganda kekejaman yang akan dikenang sebagai wanita pemicu perang dengan korban ratusan ribu jiwa. Ternyata efek samping dari berbohong tidak hanya merusak diri sendiri tapi juga orang lain.

Letak Gua Ashabul Kahfi Masih Menjadi Kontroversi


FAKTA ILMIAH TIDURNYA PEMUDA ASHABUL KAHFI

Letak Gua Ashabul Kahfi masih menjadi kontroversi. Ratusan penelitian telah dilakukan dan setidaknya ada beberapa lokasi di seluruh dunia yang diklaim sebagai situs Gua Ashabul Kahfi. 

Quraish Shibab mengutip Alamah Thabathaba’I yang menyebut lima tempat di mana terdapat gua yang diduga orang sebagai Gua Ashaba Al-Kahfi.

Pertama, di Episus atau Epsus, satu kota tua di Turki, sekitar 73 km dari kota Izmir dan berada di suatu gunung di desa Ayasuluk. 

Gua ini berukuran sekitar satu kilometer. Keyakinan gua Ashabul Kahfi ada di Ephesus Turki, didukung banyak ulama Islam, seperti At-Tabari, Al-Baidlawi, An-Nasafi, Jalalain, At-Tibyan serta Fakhruddin Ar-Razi. 

Mereka mengatakan, nama lain dari Ephesus adalah Tarsus (Turki). 


Kedua, gua di Qasium dekat kota ash-Shalihiyyah di Damaskus.


Ketiga, gua al-Batra’ di Palestina.


Keempat, gua yang katanya ditemukan di salah satu wilayah di Skandinavia. 

Konon di sana ditemukan tujuh mayat manusia yang tidak rusak bercirikan orang-orang Romawi dan diduga merekalah Ashāba Al-Kahfi.


Kelima, Gua Rajib, yang berlokasi sekitar delapan kilometer dari kota Amman, ibukota Kerajaan Jordania, di satu desa bernama Rajib. Di Yordania inilah lokasi yang paling mendekati ciri-ciri yang sesuai dikisahkan dalam al-Quran. 

Kondisi Ar-Raqim memiliki kesesuaikan dengan penjelasan mengenai Gua Ashabul Kahfi dalam Alquran. Ruang di dalam gua tidak terlalu besar tapi cukup tinggi. Pada bagian atas gua juga terdapat sebuah lubang yang berfungsi sebagai ventilasi sekaligus jalan masuknya cahaya.

Seorang pakar geologi, Nazim Al Kailani, mengatakan dalam penelitiannya, bahwa tanah gua dan lokasi Gunung Raqim (letak gua Kahfi) itu sangat berperan penting dalam menjaga keutuhan kondisi tubuh para penghuni gua. 

Sebab, tanah di situ mengandung karbohidrat, kalsium, dan magnesium serta tumbuhan dan hewan yang jenuh dengan radium.

Material tersebut terdapat dalam unsur logam uraniumyang berkilau dan menghasilkan sinar alfa, beta, dan gamma. Jenis-jenis sinar itulah yang mampu mensterilkan dan menjaga kualitas kondisi daging dan tumbuhan dari kebusukan. 

Al Kailani meyakini bahwa material tanah itulah yang membantu menjaga kondisi jasad para pemuda dari kerusakan selama lebih kurang tiga abad.

Kisah Ashabul Kahfi juga dikenal di kalangan Yahudi, dan tertulis di Injil. Dalam Kristen, The Seven Sleepers dianggap mitos, meski dulu sempat diadakan berbagai ritual untuk menghormati “7 santo”, para pemuda gua versi mereka. 

Nyata nya kisah di atas adalah sebuah fakta yang bisa dijelaskan secara ilmiah, bukan dongeng penghantar tidur.

Semua Sabda dan CiptaanNya memang penuh misteri.Memang terkadang serasa tak masuk di nalar manusia. Karena otak dan kemampuan kita memang terbatas.

:" Science without religion is lame, raligion without science is blind”; 

Ilmu pengetahuan tanpa agama niscaya lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan akan buta". (Albert Einstein).

Kisah Janna Jihad, Wartawan Termuda di Palestina


 Ketika anak-anak berusia sekitar 10 tahun lainnya masih sibuk bermain dan menikmati masa kecil mereka, gadis kecil yang dikenal memiliki nama Janna Jihad ini justru malah lebih suka mempertaruhkan resiko hidupnya dengan membuat laporan jurnalis secara amatir mengenai konflik yang terjadi antara bangsanya, Palestina dengan pasukan Israel di daerah Tepi Barat. Hal ini memang sengaja dia lakukan dengan harapan agar dunia lebih peduli akan nasib yang sedang dialami oleh bangsa dan keluarganya.


Berdasar penuturan seorang warga Nabi Saleh, demikian nama desa kecil di sebelah utara Ramallah, daerah Tepi Barat, sejak kecil Janna memang sudah menjadi saksi dari tragedi perang yang terjadi antara bangsanya, Palestina dengan pihak Israel. Dari penuturan ibunya, Nawal, di dapat keterangan bahwa Janna sempat mengalami trauma ketika salah seorang temannya ditembak mati oleh tentara Israel. "Anak lelaki itu memang jauh lebih tua dari Janna, dan karena baik serta ramah, Janna akhirnya dekat dengannya. Hingga saat Janna melihat darah anak itu di tanah, ia pun menjadi panik." Sejak kejadian itu, Janna lebih suka menuliskan perasaan serta frustasinya dalam sebuah jurnal yang tersimpan rapi setiap malamnya, hingga kematian dua kerabatnya, yaitu sepupunya, Mustafa Tamimi dan seorang pamannya yang lain, Rushdie Tamimi, akhirnya menginspirasi Janna untuk lebih terlibat mengungkap ketidakadilan yang dialami orang-orang di desanya.


Karir jurnalis Janna dimulai sejak ia berusia tujuh tahun, Saat itu dengan menggunakan iPhone ibunya, ia mulai merekam aksi protes yang dilakukan oleh penduduk setempat bersama dengan aktivis perdamaian internasional, serta reaksi yang diberikan oleh pihak tentara Israel. Meskipun wartawan profesional seringkali ada dalam keadaan seperti itu, tapi Janna menganggap mereka tidak selalu melaporkan keseluruhan peristiwa yang tengah terjadi, hingga dia menganggap bahwa merupakan tanggung jawabnya juga untuk menunjukkna pada dunia apa sesungguhnya yang tengah terjadi melalui keseluruhan gambar yang berhasil dia dapat. Untuk itu, Janna sengaja memposting videonya dalam beberapa platform media sosial, seperti YouTube, Facebook dan SnapChat. "Saya ingin dunia mengetahui bahwa bangsa kami bukanlah teroris dan agar dunia mengetahui aksi kekerasan militer yang dilakukan pada kami," katanya pada The Arab Weekly. Halaman Facebooknya hingga saat ini bahkan telah mendapat lebih dari 80.000 likes.


Di lain pihak, sang ibu sendiri mengaku bangga akan apa yang dilakukan oleh Janna, sekaligus juga mengkhawatirkan akan keselamatannya. "Saya bangga dengan putri saya karena meskipun masih sebagai anak kecil, tapi ia telah berhasil untuk mengirimkan pesannya pada dunia. Dia berbagi ketakutannya, apa yang dirasakannya, dan tak ketinggalan juga masalah sekolahnya," kata Nawal kepada Al Jazeera. "Tapi sesungguhnya saya juga khawatir dan takut untuknya, terlebih ketika tentara Israel datang di tengah malam dan melemparkan gas air mata di sekitar tempat tinggal kami hingga kami terbangun di tengah kepulan asap ... dimana mereka menyerang orang-orang yang dituduh melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel."


Sementara paman gadis itu, Bilal, lebih mengerti akan kekhawatiran Nawal sebagai seorang ibu bagi Janna, akan tetapi ia juga paham bahwa anak-anak Palestina sesungguhnya tidak punya pilihan. "Memang dia harusnya bermain dan belajar sebagaimana layaknya anak-anak lainnya, tetapi dalam hidup kita saat ini itu bukanlah pilihan," katanya. "Kita harus mengajari anak-anak kita untuk tidak menerima penghinaan dan tidak bersikap pengecut. Kami saat init memang berada di bawah pendudukan. Kami tidak bisa untuk mengajari anak-anak kita untuk diam, karena mereka pun harus berjuang untuk kemerdekaan mereka."


Setelah pesannya mulai tersebar di dunia maya sekitar tahun 2014 lalu, dan kini mulai dipuji sebagai salah satu wartawan amatir termuda di dunia, Janna pun memperluas pekerjaannya dengan melakukan perjalanan bersama ibunya ke tempat-tempat seperti Yerusalem, Hebron, Nablus dan Yordania untuk membuat laporan video serta mempostingnya langsung secara online.


Janna mengatakan bahwa saat ini impian terbesarnya adalah ingin mendalami dunia jurnalisme profesional di Harvard agar kelak nisa mendapatkan pekerjaan di CNN atau FOX News karena "mereka tidak banyak membuat laporan tentang Palestina, dan saya ingin dunia lebih mengetahui akan apa sesungguhnya yang terjadi di Palestina."


Melihat Janna di depan kamera berbicara tentang konflik Palestina - Israel serta kekejaman yang terjadi di Tepi Barat setiap harinya, akan membuat kita seakan melihat dia bukanlah seorang gadis kecil yang masih berusia 10 tahun. Namun bagaimana pun juga seharusnya dia lebih bisa menikmati masa kecilnya. Dan ketika ditanya mengenai seperti apakah idealnya dunia dalam pikirannya, Janna mengatakan, "Saya ingin menjadikannya berwarna pink."



foto: Facebook

sumber: OddityCentral

Rasa Sakit yang Kita Rasakan itu Sebuah Berkah

Kali ini ada sebuah kisah hidup seorang Olivia, yang bisa memberikan pelajaran bahwa hal-hal yang barangkali bagi kita adalah ketidaknyamanan atau sebuah kelemahan itu pada dasarnya merupakan berkah bagi kita, seperti rasa sakit, rasa lapar, rasa sedih dan sebagainya.

I
I
I
I

Seorang gadis kecil asal Inggris yang bernama Olivia Farnsworth, diketahui tidak pernah lagi merasa sakit dan tidak pernah merasa perlu untuk makan ataupun tidur. Di usia belianya yang masih tujuh tahun, Olivia bepergian selama berhari-hari tanpa sedikitpun makan ataupun tidur. Hal ini baru disadari oleh ibunya sejak dirinya mengalami sebuah kecelakaan yang cukup mengerikan, dimana ia sendiri menganggap kecelakaan itu dengan sikap acuh seakan memang tak peduli. Ketika itu, ia sempat tertabrak lalu terseret sebuah mobil, tapi luar biasanya, dengan santai ia lalu kembali bangkit dan berjalan menjauh dari lokasi kecelakaan tanpa sedikit pun meneteskan air mata.


Keadaan yang dialami oleh Olivia ini memang telah membuat para dokter yang menanganinya kebingungan. Para dokter tersebut hanya mngetahui bahwa kondisi yang diderita oleh Olivia ini lebih disebabkan oleh suatu kelainan yang langka terjadi dan dikenal dengan istilah penghapusan kromosom 6, tapi mereka baru kali ini menyaksikan terjadi pada menusia terlebih dengan disertai tiga gejala yang luar biasa. Menurut sang ibu, Niki Trepak, gadis kecilnya itu tidak pernah merasakan suatu bahaya karena ia tidak pernah merasakan sakit, selain juga tak pernah merasa perlu untuk tidur ataupun makan. Dokter yang menangani Olivia menjuluki gadis kecil itu dengan sebutan "gadis bionik", sementara ibunya sendiri menganggap Olivia "terbuat dari baja".


"Dia tertabrak dan sempat terseret oleh sebuah mobil yang menabraknya di jalan dan dia tidak mengeluh," kata Niki, tak lama setelah terjadinya kecelakaan tersebut. "Sebuah kejadian yang sangat mengerikan yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya dan anak-anak saya lainnya menjerit saat menyaksikan kejadian tersebut sambil berlari keluar rumah. Tapi Olivia hanya bertanya, "Apa yang terjadi?". Saat itu ia hanya kembali bangkit lalu berjalan menghampiri saya.

 

Niki juga menambahkan bahwa seharusnya Olivia terluka cukup parah saat terjadinya peristiwa tersebut. Hal ini yang diperkuat dengan tanda ban mobil yang tercetak di dadanya, dan Olivia berhasil lolos dari maut dengan hanya terluka kecil di bagian kaki dan pinggul. Dokter beranggapan bahwa Olivia mampu terlepas dari cedera parah karena ia tidak merasa tegang saat terjadi kecelakaan, seperti yang pada umumnya dirasakan kebanyakan orang. Kejadian itu ternyata bukanlah kecelakaan pertama yang dialami oleh Olivia, yang selalu bersikap tenang meskipun terluka. "Dia pernah terjatuh hingga merobek bibirnya dan dia tidak mengatakan apa-apa," kata Niki. "Padahal saat itu dia sampai harus menjalani operasi plastik untuk memperbaiki kondisi bibirnya."

 

Membujuk agar Olivia mau makan merupakan sebuah tantangan tersendiri. "Dia benar-benar sulit sekali untuk makan dan yang dia mau hanyalah milk shake," kata Niki. "Meskipun ada makanan lain seperti mie, tapi dia paling hanya mau makan sandwich dengan mentega, dan ini sedah berlangsung sekitar satu tahun. Dia tidak pernah merasakan lapar sehingga saya tidak dapat mengancam seperti halnya pada anak saya lainnya bahwa tidak akan diberi makan jika tidak mau menurut kata-kata saya."

 

"Tenaga super" lain yang dimiliki Olivia adalah dia tidak pernah merasakan lelah. "Dia pernah pergi selama tiga hari-berturut-turut dan tidak pernah tidur sejenak pun," kata Niki. "Sebagai orang tua tunggal dari lima orang anak, hal ini merupakan hal yang sulit. Dia tak pernah merasakan lelah. Saya terpaksa harus memberikannya obat untuk membuatnya tertidur."

 

Meskipun pada dasarnya Olivia merupakan seorang anak yang ceria setiap saat, Niki mengatakan bahwa Olivia bisa 'meledak' emosinya setiap saat. "Jika hal itu terjadi jelas menambah beban bagi saya. Saat itu dia menjadi seorang yang keras kepala, dapat memukul, menendang bahkan menumpahkan sumpah serapah yang jelas akan memalukan jika terjadi di muka umum," kata ibu lima orang anak ini. "Itu pernah terjadi minggu lalu di taman hingga membuat orang-orang bertanya apakah yang sedang terjadi. Mereka jelas tidak mengetahui ada sesuatu yang salah pada Olivia. Semua orang saat itu hanya tertawa saat melihat dia menjadi begitu liar dan bersikap ekstrim."

 

"Inilah sebabnya saya berharap ada cara atau pengobatan yang dapat memulihkan masalah yang terjadi dengan kromosom ke-6 Olivia. Karena jika hanya melihat sepintas saja, jelas takkan ada seorang pun yang menduga bahwa ada sesuatu yang salah dengan Olivia." Dan rupanya di dunia ini ada sekitar 15.000 kasus yang tercatat mengenai gangguan kromosom, tapi hanya sekitar 100 orang saja yang mengalami kasusu yang mirip dengan yang dialami oleh Olivia.


"Mungkin tak ada orang di luar sana yang mengalami hal yang sama dengan apa yang dialami oleh Olivia," kata Dr. Beverly Searle, mantan peneliti yang merupakan ahli biologi dan kepala eksekutif dari kelompok pendukung gangguan kromosom 'Unique'. "Anda takkan dapat mengobati gangguan kromosom seperti ini, tapi apa yang bisa dilakukan adalah mengurangi gejala dari gangguan yang terjadi. Kami mencoba menemukan kecocokan dari para penderita dan memberikan informasi yang tepat bagi keluarga, hingga diharapkan dapat terjalin persahabatan dari para anggota dan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar."

 

Niki menegaskan bahwa putrinya bukanlah seorang yang aneh, baginya Olivia hanyalah seorang anak yang memiliki ketangguhan super. Olivia merupakan anak yang sangat dikasihinya seperti juga kasihnya terhadap anak-anaknya yang lain. "Dia merupakan seorang anak yang manis jika Anda berkesempatan untuk mengenalnya. Mungkin sikapnya bisa dikatakan gila, tapi dalam hal yang baik."


Foto: Facebook, Daily Mail

Sumber: Huddersfield Examiner, Daily Express


Lagu Aba Ama ( Ayah Ibu )

 



Chinese Song Name: A Ba A Ma 阿爸阿妈
English Tranlation Name: Mom And Dad
Chinese Singer: Qi Long 祁隆
Chinese Composer: Qi Long 祁隆
Chinese Lyrics: A Si Man 阿斯满

A Ba A Ma 阿爸阿妈 Lyrics 歌詞 With Pinyin By Qi Long 祁隆
Learn Chinese Time From This Chinese Song Lyrics:

ā  bà ā  mā 
阿 爸 阿 妈 
Dad mom
gěi wǒ wēn nuǎn de jiā 
给  我 温  暖   的 家
Give me a warm home
tài yáng yí yàng 
太  阳   一 样   
Too Yang a sample
yí yàng de ài ā  
一 样   的 爱 啊 
The same kind of love
fú yǎng wǒ zhǎng dà 
抚 养   我 长    大 
Nourish me to grow up
zhǎng dà 
长    大 
Long big
ā  bà ā  mā 
阿 爸 阿 妈 
Dad mom
wǒ xīn zhōng dì pú sà 
我 心  中    的 菩 萨 
The bodhisattva of my heart
yuè liang yí yàng 
月  亮    一 样  
On a sample
yí yàng de ài ā  
一 样   的 爱 啊 
The same kind of love
bàn wǒ zǒu tiān yá 
伴  我 走  天   涯 
Accompany me on my journey
wǒ de ā  bà 
我 的 阿 爸 
O my father
wǒ de ā  mā 
我 的 阿 妈 
My mom
hái ér yǒu shuō bù wán de xīn lǐ huà 
孩  儿 有  说   不 完  的 心  里 话  
Children have endless words in their hearts
jiù xiàng mǎn tiān de xīng xing ā  
就  像    满  天   的 星   星   啊 
It's like a sky full of stars
shǎn yào zhe nín duì wǒ ài de guāng huá 
闪   耀  着  您  对  我 爱 的 光    华  
Shining with the light of your love for me
ā  bà ā  mā 
阿 爸 阿 妈 
Dad mom
wǒ xīn zhōng dì pú sà 
我 心  中    的 菩 萨 
The bodhisattva of my heart
yuè liang yí yàng 
月  亮    一 样  
On a sample
yí yàng de ài ā  
一 样   的 爱 啊 
The same kind of love
bàn wǒ zǒu tiān yá 
伴  我 走  天   涯 
Accompany me on my journey
wǒ de ā  bà 
我 的 阿 爸 
O my father
wǒ de ā  mā 
我 的 阿 妈 
My mom
hái ér yǒu shuō bù wán de xīn lǐ huà 
孩  儿 有  说   不 完  的 心  里 话  
Children have endless words in their hearts
jiù xiàng mǎn tiān de xīng xing ā  
就  像    满  天   的 星   星   啊 
It's like a sky full of stars
shǎn yào zhe nín duì wǒ ài de guāng huá 
闪   耀  着  您  对  我 爱 的 光    华  
Shining with the light of your love for me
wǒ de ā  bà 
我 的 阿 爸 
O my father
wǒ de ā  mā 
我 的 阿 妈 
My mom
hái ér yǒu shuō bù wán de xīn lǐ huà 
孩  儿 有  说   不 完  的 心  里 话  
Children have endless words in their hearts
jiù xiàng mǎn tiān de xīng xing ā  
就  像    满  天   的 星   星   啊 
It's like a sky full of stars
shǎn yào zhe nín duì wǒ ài de guāng huá 
闪   耀  着  您  对  我 爱 的 光    华  
Shining with the light of your love for me
shǎn yào zhe nín duì wǒ ài de guāng huá 
闪   耀  着  您  对  我 爱 的 光    华  
Shining with the light of your love for me


Lagu Tian Liang Le ( Hari Menjadi Cerah )

 





天亮了 (Tian Liang Le)

Lagu Mandarin Terjemahan Indonesia


那是一個秋天 風兒那麼纏綿

nà shì yīgè qiūtiān fēng er nàme chánmián

Saat itu adalah musim gugur angin begitu sepoi sepoi



讓我想起他們 那雙無助的眼

ràng wǒ xiǎngqǐ tāmen nà shuāng wú zhù de yǎn

Membuat ku teringat pada mereka sepasang mata tak berdaya itu


就在那美麗風景 相伴的地方

jiù zài nà měilì fēngjǐngxiāngbàn dì ìfāng

Di tempat yang pemandangannya indah itulah


我聽到一聲巨響 震徹山谷

wǒ tīngdào yī shēng jù xiǎng zhèn chè shāngǔ

Aku mendengar sebuah suara keras menerobos lembah


就是那個秋天 再看不到爸爸的臉

jiùshì nàgè qiūtiān zài kàn bù dào bàba de liǎn

Di musim gugur itulah tak bisa melihat lagi wajah ayah


他用他的雙肩 托起我重生的起點

tā yòng tā de shuāng jiān tuō qǐ wǒ chóngshēng de qǐdiǎn

Dia menggunakan sepasang bahunya membesarkan ku dari sejak awal aku lahir


黑暗中淚水 沾滿了雙眼

hēi'àn zhōng lèishuǐ zhān mǎnle shuāng yǎn

Dalam kegelapan airmata memenuhi sepasang mata


不要離開 不要傷害

bùyào líkāi bùyào shānghài

Jangan pergi jangan sakiti


我看到爸爸媽媽就這麼走遠

wǒ kàn dào bàba māmā jiù zhème zǒu yuǎn

Aku melihat ayah dan ibu begitu saja berjalan menjauh


留下我在這陌生的人世間

liú xià wǒ zài zhè mòshēng de rén shìjiān

Meninggalkan ku di tempat asing ini


不知道未來還會有什麼風險

bù zhīdào wèilái hái huì yǒu shé me fēngxiǎn

Tak tahu di masa yang akan datang akan ada cobaan apa


我想要緊緊抓住他的手

wǒ xiǎng yàojǐn jǐn zhuā zhù tā de shǒu

Aku ingin menggenggam erat tangannya


媽媽告訴我希望還會有

māmā gàosù wǒ xīwàng hái huì yǒu

Ibu memberitahu ku masih akan ada harapan


看到太陽出來 媽媽笑了 天亮了

kàn dào tàiyáng chūlái māmā xiàole tiānliàngle

Terlihat matahari terbit mama tersenyum hari sudah pagi


這是一個夜晚 天上宿星點點

zhè shì yīgè yèwǎn tiānshàng sù xīng diǎn diǎn

Ini adalah sebuah malam di langit banyak bintang bintang


我在夢裡看見 我的媽媽

wǒ zài mèng lǐ kànjiàn wǒ de māmā

Aku dalam mimpi melihat ibu ku


一個人在世上 要學會堅強

yīgèrén zài shìshàng yào xuéhuì jiānqiáng

Di dunia seorang diri harus belajar kuat


你不要離開 不要傷害

nǐ bùyào líkāi bùyào shānghài

Kamu jangan pergi jangan sakiti


我看到爸爸媽媽就這麼走遠

wǒ kàn dào bàba māmā jiù zhème zǒu yuǎn

Aku melihat ayah dan ibu begitu saja berjalan menjauh


留下我在這陌生的人世間

liú xià wǒ zài zhè mòshēng de rén shìjiān

Meninggalkan ku di tempat asing ini


我願為他建造一個美麗的花園

wǒ yuàn wéi tā jiànzào yīgè měilì de huāyuán

Aku ingin demi dia membuat sebuah taman bunga yang indah


我想要緊緊抓住他的手

wǒ xiǎng yàojǐn jǐn zhuā zhù tā de shǒu

Aku ingin menggenggam erat tangannya


媽媽告訴我希望還會有

māmā gàosù wǒ xīwàng hái huì yǒu

Ibu memberitahu ku masih akan ada harapan


看到太陽出來 媽媽笑了 天亮了

kàn dào tàiyáng chūlái māmā xiàole tiānliàngle

Terlihat matahari terbit mama tersenyum hari sudah pagi


Lagu Mama Wo Xiang Ni ( Mama Aku Merindukanmu )






Tang Chao 汤潮 - Mama Wo Xiang Ni 妈妈我想你【Mama Aku Merindukanmu】[Pinyin,English,Indonesian Translation]

作词:汤潮
作曲:汤潮

我第一次睁开眼睛 看见的是你
Wǒ dì yī cì zhēng kāi yǎnjīng kànjiàn de shì nǐ
Pertama kali aku membuka mata, yang kulihat adalah dirimu

我第一次哭泣 为我擦干的是你
Wǒ dì yī cì kūqì wèi wǒ cā gān de shì nǐ
Pertama kali aku menangis, yang mengusapkan untukku adalah dirimu

我第一次跌倒时 搀扶的是你
Wǒ dì yī cì diédǎo shí chānfú de shì nǐ
Pertama kali ketika aku terjatuh, yang merangkulku adalah dirimu

我第一次喊妈妈呀 最开心的是你
Wǒ dì yī cì hǎn māmā ya zuì kāixīn de shì nǐ
Pertama kali aku memanggil mama, yang paling bahagia adalah dirimu

我第一次离开家 送我的是你
Wǒ dì yī cì líkāi jiā sòng wǒ de shì nǐ
Pertama kali aku meninggalkan rumah, yang mengantarkanku adalah dirimu

我第一次有成绩 最激动的是你
Wǒ dì yī cì yǒu chéngjī zuì jīdòng de shì nǐ
Pertama kali aku mendapat nilai prestasi, yang paling semangat adalah dirimu

我第一次绝望时 呼唤的是你
Wǒ dì yī cì juéwàng shí hūhuàn de shì nǐ
Pertama kali saat aku putus asa, yang kupanggil adalah dirimu

我第一次懂事时 夸奖的是你
Wǒ dì yī cì dǒngshì shí kuājiǎng de shì nǐ
Pertama kali saat aku memahami sesuatu, yang memujiku adalah dirimu

妈妈呀 妈妈呀 我想你
Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ
Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu

没有你的夜里我好孤寂
Méiyǒu nǐ de yèlǐ wǒ hǎo gūjì
Tanpamu dimalam hari aku sangat kesepian

我时常时常把你惦记
Wǒ shícháng shícháng bǎ nǐ diànjì
Aku setiap saat selalu memikirkanmu

妈妈累了 你就好好休息
Māmā lèile nǐ jiù hǎohǎo xiūxí
Mama sudah lelah, kau istirahatlah dengan baik-baik

妈妈呀 妈妈呀 我想你
Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ
Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu

你走后的天空一直下着雨
Nǐ zǒu hòu de tiānkōng yīzhí xiàzhe yǔ
Setelah kau pergi langit selalu turun hujan

带上你心爱的油纸伞
Dài shàng nǐ xīn'ài de yóuzhǐ sǎn
Bawa payung kertas minyak kesayanganmu

妈妈 你要照顾自己
Māmā nǐ yào zhàogù zìjǐ
Mama, kau harus jaga diri

妈妈呀 妈妈呀 我想你
Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ
Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu

是你让我鼓起了勇气
Shì nǐ ràng wǒ gǔ qǐle yǒngqì
Kaulah yang membuatku tetap menjadi tegar

我们约好了吗 约好了吗
Wǒmen yuē hǎole ma yuē hǎole ma
Sudahkah kita berjanji, sudahkah berjanji

来世在这里团聚
Láishì zài zhèlǐ tuánjù
Dikehidupan yang akan datang bertemu kembali disini

♫Music♫

我第一次离开家 送我的是你
Wǒ dì yī cì líkāi jiā sòng wǒ de shì nǐ
Pertama kali aku meninggalkan rumah, yang mengantarkanku adalah dirimu

我第一次有成绩 最激动的是你
Wǒ dì yī cì yǒu chéngjī zuì jīdòng de shì nǐ
Pertama kali aku mendapat nilai prestasi, yang paling semangat adalah dirimu

我第一次绝望时 呼唤的是你
Wǒ dì yī cì juéwàng shí hūhuàn de shì nǐ
Pertama kali saat aku putus asa, yang kupanggil adalah dirimu

我第一次懂事时 夸奖的是你
Wǒ dì yī cì dǒngshì shí kuājiǎng de shì nǐ
Pertama kali saat aku memahami sesuatu, yang memujiku adalah dirimu

妈妈呀 妈妈呀 我想你

Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ
Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu

没有你的夜里我好孤寂
Méiyǒu nǐ de yèlǐ wǒ hǎo gūjì
Tanpamu dimalam hari aku sangat kesepian

我时常时常把你惦记
Wǒ shícháng shícháng bǎ nǐ diànjì
Aku setiap saat selalu memikirkanmu

妈妈累了 你就好好休息
Māmā lèile nǐ jiù hǎohǎo xiūxí
Mama sudah lelah, kau istirahatlah dengan baik-baik

 妈妈呀 妈妈呀 我想你

Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ

Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu


你走后的天空一直下着雨

Nǐ zǒu hòu de tiānkōng yīzhí xiàzhe yǔ

Setelah kau pergi langit selalu turun hujan


带上你心爱的油纸伞

Dài shàng nǐ xīn'ài de yóuzhǐ sǎn

Bawa payung kertas minyak kesayanganmu


妈妈 你要照顾自己

Māmā nǐ yào zhàogù zìjǐ

Mama, kau harus jaga diri


妈妈呀 妈妈呀 我想你

Māmā ya māmā ya wǒ xiǎng nǐ

Mama ya~ mama ya~ aku merindukanmu


是你让我鼓起了勇气

Shì nǐ ràng wǒ gǔ qǐle yǒngqì

Kaulah yang membuatku tetap menjadi tegar


我们约好了吗 约好了吗

Wǒmen yuē hǎole ma yuē hǎole ma

Sudahkah kita berjanji, sudahkah berjanji


来世在这里团聚

Láishì zài zhèlǐ tuánjù

Dikehidupan yang akan datang bertemu kembali disini


我们约好了吗 约好了吗

Wǒmen yuē hǎole ma yuē hǎole ma

Sudahkah kita berjanji, sudahkah berjanji


妈妈我在这里等你

Māmā wǒ zài zhèlǐ děng nǐ

Mama.. aku disini menunggumu

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More